Tabungan Dominasi DPK Sultra, OJK Dorong Pertumbuhan Perbankan

KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bumi Anoa mencapai Rp31,76 triliun hingga Januari 2025.

Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 5,12% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Bacaan Lainnya

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, dalam kegiatan Bincang Jasa Keuangan (Bijak) bersama insan pers di Kendari, Jumat (14/3), mengungkapkan bahwa tabungan masih menjadi komponen utama dalam struktur DPK dengan porsi 66,02% atau Rp20,96 triliun.

Sementara itu, giro tercatat sebesar Rp5,65 triliun (17,80%), dan deposito Rp5,13 triliun (16,18%).

“Kendari menjadi kota dengan penghimpunan DPK terbesar, mencapai Rp19,46 triliun atau 61,79% dari total DPK di Sultra. Disusul oleh Bau Bau dengan Rp3,81 triliun (12,11%) dan Kolaka Rp3,72 triliun (11,82%),” jelas Bismi.

Kabupaten lainnya yang masuk dalam lima besar adalah Muna dengan DPK sebesar Rp1,68 triliun (5,27%) dan Wakatobi sebesar Rp527 miliar (1,68%).

Dari segi tren pertumbuhan, tabungan mengalami peningkatan sebesar 1,46% yoy pada Januari 2025.

Giro juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,84%, sementara deposito mengalami sedikit kontraksi dengan penurunan 4,73% yoy.

Bismi menambahkan bahwa OJK akan terus mendorong literasi dan inklusi keuangan agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan produk dan layanan perbankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *