Pasar Modal Sultra ‘Meroket’, Nilai Transaksi Saham Capai Rp353 Miliar

KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat pertumbuhan signifikan dalam pasar modal daerah.

Hingga Desember 2024, jumlah rekening investasi di Sultra mencapai 112.092 rekening, meningkat 33,91% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Bacaan Lainnya

Kenaikan ini mencerminkan semakin tingginya inklusi masyarakat terhadap produk investasi di sektor pasar modal.

Berdasarkan data OJK Sultra, komposisi rekening investasi didominasi oleh reksa dana sebesar 70,95%, diikuti saham 26,99%, dan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 2,06%.

Dari segi transaksi saham, nilai perdagangan saham di Sultra terus mengalami peningkatan.

Pada Desember 2022, nilai transaksi saham tercatat Rp121 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp212 miliar pada Desember 2023, dan melonjak hingga Rp353 miliar pada Desember 2024.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyampaikan bahwa tren positif ini menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal.

“Peningkatan ini menjadi indikasi bahwa masyarakat Sulawesi Tenggara semakin memahami pentingnya investasi dan memiliki kepercayaan lebih terhadap produk jasa keuangan,” ujarnya dalam kegiatan Bincang Jasa Keuangan (Bijak) bersama insan pers di salah satu restoran di Kendari, Jumat (14/3/2025).

Pihaknya terus berupaya mendorong literasi keuangan dan inklusi investasi di daerah, dengan mengedepankan edukasi dan perlindungan konsumen agar masyarakat dapat berinvestasi dengan aman dan bijak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *