KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat telah melaksanakan 320 kegiatan literasi keuangan sepanjang periode terakhir, dengan total 145.120 peserta yang terlibat.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pemahaman keuangan di masyarakat, termasuk melalui pembentukan Duta Literasi Keuangan, edukasi masif dan tematik, serta kampanye literasi keuangan.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan, peningkatan literasi keuangan penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan finansial yang bijak.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal produk dan layanan keuangan, tetapi juga paham risiko, manfaat, dan cara mengelolanya untuk kesejahteraan,” ujarnya dalam Bincang Jasa Keuangan bersama awak media di salah satu kafe di Kendari, Selasa (5/8/2025).
Program Duta Literasi Keuangan disiapkan sebagai infrastruktur sumber daya manusia yang menjadi pelaksana kegiatan edukasi di lapangan.
Sementara itu, edukasi keuangan masif dan tematik difokuskan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan masyarakat dalam pengelolaan keuangan.
Selain itu, OJK Sultra juga gencar melakukan kampanye literasi keuangan untuk memperluas jangkauan edukasi.
Kampanye ini bertujuan membentuk sikap dan perilaku keuangan yang sehat demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.
Bismi menegaskan, OJK akan terus memperluas jangkauan literasi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat.
“Semakin tinggi literasi keuangan, semakin kecil potensi masyarakat terjebak pada layanan keuangan ilegal,” katanya.












