Polda Sultra Tes Urine Mendadak di Exodus Kendari, Satu Pegawai Positif Narkoba

KENDARI, Lensainformasi.com — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar razia di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Kendari, pada Sabtu malam (2/8/2025).

Dalam razia tersebut, satu orang pegawai THM Exodus dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine.

Bacaan Lainnya

Razia dilakukan oleh tim gabungan dari Ditresnarkoba, Ditreskrimum, Ditsamapta, dan Biddokkes Polda Sultra serta personel Polisi Militer (POM) TNI. Puluhan pegawai dan pengunjung di lokasi diperiksa secara intensif, termasuk melalui tes urine.

Pegawai yang terbukti positif narkoba telah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mako Polda Sultra.

Apabila terbukti sebagai pengguna, yang bersangkutan akan diajukan untuk rehabilitasi berdasarkan hasil asesmen. Namun, jika ditemukan keterlibatan dalam jaringan peredaran gelap narkotika, maka pihak kepolisian akan melakukan proses hukum lebih lanjut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo, menyampaikan bahwa razia ini merupakan bagian dari langkah preventif dan penegakan hukum dalam rangka pemberantasan penyalahgunaan narkotika serta peredaran minuman keras (miras) ilegal.

“Kami berkolaborasi dengan Ditreskrimum untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan narkotika. Ini juga merupakan implementasi Asta Cita ketujuh dalam agenda pemerintah,” jelas Kombes Pol Bambang kepada Lensainformasi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai lokasi hiburan malam di Kota Lulo.

Selain menyasar narkoba dan miras ilegal, razia juga difokuskan pada potensi kriminalitas lainnya, seperti kepemilikan senjata tajam (sajam).

Sebelum pelaksanaan razia, seluruh personel gabungan mengikuti apel di Mako Polda Sultra. Apel dipimpin langsung oleh Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo, didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Wisnu Wibowo.

Dalam arahannya, Kombes Pol Bambang menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan pendekatan humanis namun tetap profesional dan berintegritas.

“Tidak ada yang kebal hukum. Laksanakan tugas secara etis dan profesional. Razia ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.

“Narkotika adalah musuh bersama. Jauhilah penggunaannya, dan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat. Kami akan menindaklanjuti secara cepat dan tegas,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *