KENDARI, Lensainformasi.com – Minat masyarakat Sulawesi Tenggara terhadap produk pasar modal terus meningkat. Hingga Mei 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) tercatat sebanyak 121.658 rekening, tumbuh 23,78 persen secara tahunan (year on year).
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengungkapkan capaian ini saat Bincang Jasa Keuangan bersama awak media di salah satu kafe di Kendari, Selasa (5/8/2025).
“Pertumbuhan jumlah investor di Sultra menunjukkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pasar modal semakin membaik,” kata Bismi.
Berdasarkan data OJK, komposisi investor di Sultra didominasi reksa dana dengan porsi 69,57 persen, tumbuh 20,88 persen (yoy).
Investor saham memiliki porsi 28,45 persen dengan pertumbuhan signifikan 38,42 persen, sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) berkontribusi 1,98 persen, tumbuh 18,76 persen.
Dari sisi nilai transaksi, perdagangan saham di Sultra mencapai Rp253,49 miliar pada Mei 2025, meski sedikit menurun dibanding Desember 2024 yang tercatat Rp353,41 miliar.
Bismi menambahkan, peningkatan jumlah investor diharapkan dapat diikuti dengan pemahaman yang baik terhadap risiko investasi.












