OJK Ajak Mahasiswa UNISKA Kediri Pahami Peran Lembaga Pembiayaan Dorong Ekonomi Nasional

NASIONAL, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda. Melalui program OJK Mengajar, lembaga ini mengajak mahasiswa memahami peran penting lembaga pembiayaan dalam mendorong aktivitas ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan OJK Mengajar dengan tema “Kiprah Lembaga Pembiayaan bagi Kemajuan Ekonomi Nasional”diselenggarakan di Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri, Jumat (17/10/2025).

Bacaan Lainnya

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menjelaskan bahwa lembaga pembiayaan memiliki peran vital dalam menggerakkan sektor ekonomi riil dan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil.

“Sekitar 30 persen portofolio lembaga pembiayaan saat ini disalurkan kepada sektor UMKM. Kami terus mendorong agar pembiayaan produktif bagi pelaku usaha kecil meningkat sehingga masyarakat tidak terjebak pada pinjaman online ilegal dan dapat memanfaatkan lembaga pembiayaan resmi,” ujar Agusman.

Hingga Agustus 2025, total aset industri pembiayaan tercatat mencapai Rp1.046,94 triliun, dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp967,59 triliun, tumbuh 4,35 persen (yoy).

Dari jumlah tersebut, Rp160,63 triliun atau 30,15 persen disalurkan kepada sektor UMKM, mencerminkan komitmen industri pembiayaan dalam mendukung ekonomi rakyat.

Agusman menambahkan, OJK telah menyiapkan roadmap pengembangan industri pembiayaan sebagai panduan kebijakan untuk memperkuat ekosistem, meningkatkan tata kelola, serta beradaptasi dengan transformasi digital.

“Transformasi digital di industri pembiayaan adalah keniscayaan. Lembaga pembiayaan harus mampu berinovasi agar tetap relevan, efisien, dan menjangkau masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.

Dari pihak universitas, Wakil Rektor II UNISKA Kediri Nisa Mutiara yang hadir mewakili rektor menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK dengan dunia pendidikan dalam meningkatkan literasi keuangan mahasiswa.

“Kami berharap kegiatan ini membantu mahasiswa memahami lembaga pembiayaan yang legal dan logis, sehingga mereka terhindar dari praktik keuangan ilegal serta mampu mengelola keuangan secara bijak,” ujar Nisa.

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 mahasiswa dari berbagai fakultas ini juga dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari, Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis Horas Tarihoran, serta Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri.

Selain sesi pemaparan, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif seputar peluang pembiayaan bagi UMKM, penggunaan Buy Now Pay Later (BNPL) secara bijak, serta cara mengenali lembaga pembiayaan resmi yang diawasi OJK.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *