KONAWE SELATAN, Lensainformasi.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, meninjau langsung kondisi jalan provinsi dan jembatan rusak di Kecamatan Lalembuu saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar PC NU Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu, 25 Januari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Hugua menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong perbaikan infrastruktur melalui APBD maupun usulan Instruksi Presiden (Inpres) yang bersumber dari APBN.
Ruas jalan yang ditinjau memiliki panjang sekitar 29,7 kilometer dengan tingkat kerusakan cukup parah.
Selain itu, terdapat jembatan sepanjang 65 meter yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan membutuhkan penanganan segera.
Menanggapi keluhan masyarakat, Hugua menyampaikan bahwa hasil peninjauan lapangan akan segera dilaporkan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara.
Ia juga langsung memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sultra untuk menindaklanjuti kondisi tersebut sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Selain melalui APBD, kami juga akan mendorong perbaikan melalui usulan Instruksi Presiden (Inpres) yang bersumber dari APBN,” tegas Hugua.
Hugua menjelaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi, sebagian anggaran daerah saat ini ditarik ke pemerintah pusat dan akan dikembalikan melalui skema tugas pembantuan serta dekonsentrasi.
Namun, realisasi anggaran tersebut sangat bergantung pada kesiapan dan keaktifan pemerintah daerah dalam mengajukan serta mengawal program.
Karena itu, ia menekankan agar Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Sultra berperan aktif layaknya seorang CEO, tidak hanya menunggu anggaran, tetapi menyusun perencanaan matang, membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, dan memastikan kesiapan teknis di lapangan.
“Keberhasilan mendapatkan Inpres ini akan menjadi bagian penting dari evaluasi dan pengawasan saya terhadap kinerja Dinas Bina Marga,” tegas Hugua.
Sementara itu, tokoh masyarakat Lalembuu, Muh. Saring, mengungkapkan bahwa ruas jalan tersebut telah lebih dari 40 tahun belum pernah mendapatkan pengaspalan yang layak dan berdampak langsung pada keselamatan serta aktivitas warga.
“Kalau musim panas sangat berdebu, dan saat musim hujan sangat berlumpur. Kondisi ini sering menyebabkan kecelakaan,” ujarnya di hadapan Wakil Gubernur.
Selain agenda peninjauan infrastruktur, kehadiran Hugua dalam Harlah ke-100 NU juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menjaga persatuan serta mendorong pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur ASR–Hugua menegaskan bahwa peningkatan kualitas jalan dan jembatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah ke depan.
Masyarakat Lalembuu pun berharap kunjungan tersebut dapat menjadi dasar perencanaan konkret, sehingga akses transportasi semakin aman, lancar, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah setempat.












