Presiden Prabowo Resmikan SPPG Polri Polresta Kendari, 2.247 Siswa dan Tenaga Pendidik Terima Manfaat

Screenshot

KENDARI, Lensainformasi.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di jajaran Polresta Kendari resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (13/2/2026). Peresmian tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Di Kota Kendari, kegiatan peresmian SPPG Polri turut dihadiri Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K., sejumlah pejabat utama Polda Sultra, serta Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka beserta jajaran.

Bacaan Lainnya

Mewakili Kapolda Sultra, Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka menjelaskan, SPPG Polri di wilayahnya menyalurkan program pemenuhan gizi kepada total 2.247 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik dan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di Kota Kendari.

Program tersebut menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Berdasarkan data penerima manfaat, jumlah terbesar berasal dari SD 91 Kendari sebanyak 648 orang, disusul SMA 11 Kendari sebanyak 578 orang, serta SDN 32 Kendari sebanyak 396 orang.

Selain itu, penerima manfaat juga berasal dari SMP Sejahtera sebanyak 18 orang dan SMA Sejahtera sebanyak 64 orang.

Pada tingkat pendidikan anak usia dini, program ini menjangkau TK Fajar Nur (51 orang), TK Darul Falah (47 orang), TK PAUD Al Mansyur (23 orang), TK Al Nur (127 orang), serta TK Wekudula sebanyak 20 orang.

Program ini juga menyentuh tenaga pendidik, termasuk yang berasal dari SB Kelurahan Anawai serta tenaga pendidik lainnya.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Polri Polresta Kendari didukung oleh 47 karyawan yang terbagi dalam berbagai bagian, mulai dari pengemudi distribusi, pengelolaan katering, pencucian peralatan dan bahan makanan, hingga petugas keamanan pangan.

Kapolresta menegaskan, seluruh operasional telah memenuhi standar kebersihan dan kelayakan sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sertifikasi kelayakan higienitas, termasuk sertifikasi air bersih, telah diperoleh. Selain itu, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) juga telah tersedia dan berfungsi dengan baik, sehingga limbah yang dihasilkan telah melalui proses pengolahan sebelum dialirkan ke saluran pembuangan.

“Seluruh aspek kebersihan dan keamanan pangan sudah sesuai standar yang ditetapkan. Kami memastikan makanan yang disalurkan aman dan layak dikonsumsi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *