OJK Sultra dan Pemkot Baubau Perkuat Literasi Keuangan, 200 ASN Ikuti Edukasi Waspada Investasi Ilegal

BAUBAU, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersinergi dengan Pemerintah Kota Baubau dan Industri Jasa Keuangan (IJK) menggelar edukasi keuangan bertajuk “Waspada Investasi Ilegal” di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha, Wali Kota Baubau, Wakil Wali Kota Baubau, Sekretaris Daerah Kota Baubau, serta sekitar 200 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), camat, dan Ketua RT/RW se-Kota Baubau.

Bacaan Lainnya

Edukasi ini bertujuan memperkuat pemahaman aparatur dan pemangku kepentingan daerah agar mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap praktik investasi ilegal.

Dalam sambutannya, Bismi Maulana Nugraha menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan.

“Kota Baubau memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan. Oleh karena itu, sinergi antara OJK dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas dan tangguh secara finansial,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa investasi harus dipahami sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka menengah dan panjang, bukan sebagai sarana memperoleh keuntungan instan.

Menurutnya, investasi legal memerlukan proses, perencanaan, dan pengelolaan risiko yang baik untuk memberikan manfaat berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, menyambut baik dukungan OJK Sultra dalam merespons keresahan masyarakat terkait maraknya kasus investasi ilegal.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur imbal hasil tinggi dalam waktu singkat tanpa kejelasan izin dan model usaha.

Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak memberikan informasi identitas kepada pihak yang tidak memiliki legalitas jelas.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penguatan literasi keuangan di lingkungan kerja masing-masing.

OPD diharapkan menjadi teladan dalam pengelolaan keuangan yang bijak sekaligus aktif menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Dengan kolaborasi yang solid antara OJK dan pemerintah daerah, diharapkan literasi keuangan masyarakat Baubau semakin meningkat sehingga mampu membentengi diri dari berbagai modus penipuan investasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *