KENDARI, Lensainformasi.com – Minat masyarakat Sulawesi Tenggara terhadap investasi pasar modal terus mengalami peningkatan pada Triwulan I 2026.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengungkapkan, total nilai transaksi saham masyarakat Sultra hingga Maret 2026 mencapai Rp447,92 miliar.
“Pertumbuhan investor pasar modal di Sulawesi Tenggara menunjukkan tren yang sangat positif, terutama didorong peningkatan investor reksa dana dan saham,” ujar Bismi dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026).
Selain nilai transaksi yang tinggi, frekuensi transaksi saham masyarakat juga tercatat mencapai 134.502 transaksi.
OJK Sultra juga mencatat jumlah investor pasar modal yang tercermin dalam Single Investor Identification (SID) mencapai 156.131 SID atau tumbuh 76,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Kota Kendari masih menjadi wilayah dengan aktivitas investor pasar modal terbesar di Sultra, disusul Kabupaten Kolaka dan Kota Baubau.
Bismi menilai, peningkatan aktivitas investasi tersebut menjadi indikator meningkatnya literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Ia berharap pertumbuhan investor pasar modal dapat terus didorong melalui edukasi keuangan yang masif dan berkelanjutan.












