KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat penyaluran kredit kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sultra hingga Maret 2026 mencapai Rp16,45 triliun.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengatakan, nilai tersebut setara dengan sekitar 30,2 persen dari total kredit perbankan di Bumi Anoa.
“Penyaluran kredit kepada sektor UMKM masih menjadi salah satu fokus utama perbankan karena memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian masyarakat,” kata Bismi dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah sektor utama yang menopang penyaluran kredit di Sultra meliputi sektor rumah tangga, perdagangan, pertanian, industri pengolahan, hingga pertambangan.
Meski kredit UMKM terus tumbuh, OJK tetap mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pembiayaan. Berdasarkan data OJK, rasio NPL UMKM tercatat sebesar 3,64 persen.
Bismi menegaskan, OJK Sultra akan terus mendorong akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku UMKM agar sektor usaha masyarakat dapat berkembang lebih optimal.
Menurutnya, penguatan UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.












