OJK Sultra Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang menjadi bagian dari peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan budaya menabung perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kepemilikan rekening Simpanan Pelajar (Simpel) bukan hanya memberikan akses terhadap layanan keuangan formal, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter disiplin, mandiri, serta bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.

“Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Kepemilikan rekening tabungan diharapkan tidak hanya meningkatkan akses keuangan bagi pelajar, tetapi juga membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” kata Bismi.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi Program KEJAR memerlukan kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ia meyakini penguatan budaya menabung harus melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, industri jasa keuangan, orang tua, dan masyarakat.

Karena itu, Program KEJAR akan terus diperkuat sebagai salah satu program strategis nasional dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pelajar.

Melalui peringatan Hari Indonesia Menabung Tahun 2026, Bismi mengajak masyarakat menjadikan menabung sebagai budaya, bukan sekadar kebiasaan, guna mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas finansial, inklusif, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *