OJK Sultra Perkuat Ekosistem Kakao Kolaka Utara, Dari Peningkatan Mutu hingga Kepastian Pasar

KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong penguatan rantai nilai dan hilirisasi komoditas kakao di Kabupaten Kolaka Utara melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED).

Pengembangan tersebut diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan mutu, standardisasi proses, identitas produk, hingga kepastian pasar bagi komoditas kakao asal Kolaka Utara.

Bacaan Lainnya

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan pengembangan ekosistem kakao perlu dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak dari sektor hulu hingga hilir.

Menurutnya, penguatan rantai pasok menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensi kakao Kolaka Utara agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar.

Dalam program tersebut, Kolaka Utara diarahkan untuk tidak hanya menyuplai biji kakao mentah, tetapi juga membangun identitas mutu, standardisasi proses, serta profil cita rasa Kakao Kolaka Utara yang memiliki asal-usul jelas.

Penguatan rantai nilai tersebut didukung melalui sinergi OJK bersama Bank Indonesia Sultra, Bank Sultra, PNM, Pegadaian, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, serta pihak offtaker PT Comextra Majora.

Dukungan lintas sektor mencakup modernisasi dan permodalan di tingkat hulu, perlindungan jaminan sosial bagi petani, dukungan standardisasi ekspor, hingga penguatan kepastian pasar di sisi hilir.

Bismi mengatakan OJK Sultra akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan ekosistem kakao di Kolaka Utara.

“Perluasan PED komoditas kakao tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang direncanakan dilaksanakan langsung di Kabupaten Kolaka Utara,” pungkas Bismi dalam siaran pers yang diterima media ini, Rabu (2/9/2026).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *