Polisi Tangkap Pelaku Begal di Jalur Kendari-Toronipa, Sempat Buat Keributan di Desa Mekar

KENDARI, Lensainformasi.com – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Reskrim Polsek Wolo berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Poros Kendari-Toronipa, Kabupaten Konawe.

Pelaku, yang diketahui berinisial SU (30), seorang nelayan asal Makassar, menyerahkan diri ke Polsek Wolo pada Minggu (2/3/25) sekitar pukul 15.00 WITA setelah sempat melarikan diri.

Bacaan Lainnya

Insiden ini terjadi pada Sabtu (1/3/25) sekitar pukul 08.00 WITA. Korban, Megawati (31), seorang perawat asal Desa Bokori, tengah dalam perjalanan menuju RSUD Kota Kendari menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Saat melintas di jalan yang sepi, pelaku tiba-tiba menghadangnya sambil mengacungkan sebilah parang.

Pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi dua unit ponsel dan membawa kabur sepeda motor miliknya.

Setelah menerima laporan korban, Tim Buser77 bersama Unit Reskrim Polsek Wolo segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti.

Sebelum berhasil ditangkap, pelaku sempat diamankan oleh warga Desa Mekar karena membuat keributan dan mengancam orang sekitar dengan parang. Meski sempat melarikan diri, akhirnya SU menyerahkan diri ke Polsek Wolo.

Barang Bukti yang Diamankan

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

• 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih-navi

• 2 unit ponsel (iPhone 6 dan Oppo)

• 1 buah charger ponsel

• 1 buah kacamata

• 1 kantong pakaian milik korban

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengancam korban dengan parang sebelum mengambil motor dan barang berharga lainnya. Selain itu, pelaku juga mengaku telah menggunakan uang tunai Rp 200.000 milik korban untuk membeli makanan.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Unit Reskrim Polsek Soropia untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara sendirian, terutama di jalur yang sepi. Jika mengalami atau mengetahui tindakan kriminal, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwajib.

Polisi Tangkap Pelaku Begal di Jalur Kendari-Toronipa, Sempat Buat Keributan di Desa Mekar

KENDARI, Lensainformasi.com – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Reskrim Polsek Wolo berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Poros Kendari-Toronipa, Kabupaten Konawe.

Pelaku, yang diketahui berinisial SU (30), seorang nelayan asal Makassar, menyerahkan diri ke Polsek Wolo pada Minggu (2/3/25) sekitar pukul 15.00 WITA setelah sempat melarikan diri.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (1/3/25) sekitar pukul 08.00 WITA. Korban, Megawati (31), seorang perawat asal Desa Bokori, tengah dalam perjalanan menuju RSUD Kota Kendari menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Saat melintas di jalan yang sepi, pelaku tiba-tiba menghadangnya sambil mengacungkan sebilah parang.

Pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi dua unit ponsel dan membawa kabur sepeda motor miliknya.

Setelah menerima laporan korban, Tim Buser77 bersama Unit Reskrim Polsek Wolo segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti.

Sebelum berhasil ditangkap, pelaku sempat diamankan oleh warga Desa Mekar karena membuat keributan dan mengancam orang sekitar dengan parang. Meski sempat melarikan diri, akhirnya SU menyerahkan diri ke Polsek Wolo.

Barang Bukti yang Diamankan

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

• 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih-navi

• 2 unit ponsel (iPhone 6 dan Oppo)

• 1 buah charger ponsel

• 1 buah kacamata

• 1 kantong pakaian milik korban

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengancam korban dengan parang sebelum mengambil motor dan barang berharga lainnya. Selain itu, pelaku juga mengaku telah menggunakan uang tunai Rp 200.000 milik korban untuk membeli makanan.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Unit Reskrim Polsek Soropia untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara sendirian, terutama di jalur yang sepi. Jika mengalami atau mengetahui tindakan kriminal, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwajib.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *