KENDARI, Lensainformasi.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat perkembangan signifikan dalam sektor perbankan di lima wilayah terbesar di Bumi Anoa.
Kota Kendari menjadi daerah dengan penyaluran kredit tertinggi, sementara Muna mencatat persentase Non-Performing Loan (NPL) tertinggi.
Hal ini disampaikan oleh Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, dalam kegiatan Bincang Jasa Keuangan (Bijak) bersama insan pers di salah satu restoran di Kendari, Jumat (14/3/2025).
Berdasarkan data yang dipaparkan, lima daerah dengan penyaluran kredit terbesar adalah:
1. Kendari – Rp22,75 triliun (56,81%)
2. Kolaka – Rp6,09 triliun (15,22%)
3. Bau-Bau – Rp3,70 triliun (9,24%)
4. Muna – Rp2,65 triliun (6,62%)
5. Konawe – Rp888 miliar (2,22%)
Sementara itu, lima daerah dengan tingkat perkembangan NPL tertinggi adalah:
1. Muna – 1,99%
2. Bau-Bau – 1,97%
3. Kendari – 1,90%
4. Kolaka – 1,59%
5. Konawe Selatan – 1,28%
Bismi Maulana Nugraha menegaskan bahwa OJK terus berupaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat di Sulawesi Tenggara.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan kepada industri perbankan agar penyaluran kredit tetap produktif dan risiko kredit bermasalah dapat diminimalkan,” ujarnya.
Dengan perkembangan ini, ia berharap sektor perbankan di Sulawesi Tenggara dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan, mendukung perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












