KENDARI, Lensainformasi.com – Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, secara resmi menutup pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1417/Kendari.
Upacara penutupan tersebut berlangsung di Pelabuhan Bungkutoko, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan penutupan TMMD tersebut turut dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan Program TMMD ke-127 merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah.
Ia menjelaskan, di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, pelaksanaan TMMD ke-127 digelar di tiga daerah, yakni satu kota dan dua kabupaten.
“Khusus di Kota Kendari, terdapat 13 sasaran kegiatan yang dilaksanakan selama 30 hari. Alhamdulillah seluruh sasaran, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan dengan capaian 100 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, S.Sos., M.Han., menjelaskan sejumlah pembangunan fisik berhasil direalisasikan dalam program tersebut.
Di antaranya pembangunan dua unit jembatan, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan drainase, pembangunan bak penampungan air, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta pembangunan sumur air bersih yang merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Menurutnya, selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta kesejahteraan masyarakat.
Program TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses infrastruktur dasar serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.












