KENDARI, Lensainformasi.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Polresta Kendari bersama Pemerintah Kota Kendari dan sejumlah mahasiswa menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (27/2/2025).
Kegiatan ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga, khususnya mereka yang kurang mampu, dalam menyambut bulan penuh berkah.
Bantuan sosial ini disalurkan langsung ke warga yang berdomisili di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, Kendari, dengan melibatkan anggota Polresta, organisasi kemahasiswaan, serta Pemerintah Kota Kendari. Paket sembako yang didistribusikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Eko Widiantoro, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polresta Kendari terhadap masyarakat menjelang Ramadan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang kurang mampu, dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pokok mereka,” ujar Kombes Pol Eko Widiantoro.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling membantu di tengah berbagai tantangan.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat solidaritas sosial. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut berbagi dengan sesama,” tambahnya.
Warga TPA Puuwatu merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Polresta Kendari yang telah memberikan bantuan ini. Semoga kebaikan ini menjadi ladang pahala bagi semua yang terlibat,” ujar Siti, salah satu penerima bantuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Muh. Saiful, mengapresiasi langkah Polresta Kendari yang menggandeng berbagai pihak dalam kegiatan ini.
“Kolaborasi antara Polresta, Pemerintah Kota, dan mahasiswa sangat penting. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin luas jangkauannya agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” kata Muh. Saiful.
Dengan adanya sinergi antara berbagai elemen masyarakat, diharapkan semangat kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh, sehingga lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi selama bulan suci Ramadan.












